Motor Listrik Meningkat Pesat, Polytron Targetkan Penjualan 40 Ribu Unit Tahun Ini

Pasar kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang cukup menggembirakan. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan efisiensi energi dan biaya operasional yang lebih rendah, proyeksi penjualan motor listrik pada tahun 2026 diperkirakan akan mengalami lonjakan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Berbagai produsen otomotif kini semakin memperkuat strategi mereka untuk memanfaatkan peluang yang ada. Motor listrik tidak lagi dianggap sebagai opsi alternatif, melainkan telah bertransformasi menjadi pilihan utama di segmen kendaraan roda dua, khususnya di kawasan perkotaan yang memiliki mobilitas yang tinggi.
Polytron, produsen elektronik asal Indonesia, kembali mengukuhkan ambisinya di pasar kendaraan listrik nasional. Tahun ini, perusahaan ini menargetkan penjualan hingga 40.000 unit motor listrik sebagai bagian dari strategi ekspansi yang agresif di tengah persaingan yang semakin ketat dalam industri kendaraan ramah lingkungan.
Manajemen Polytron mengumumkan target tersebut seiring dengan tren positif adopsi motor listrik di Indonesia. Perusahaan ini melihat adanya peluang besar dari pergeseran perilaku konsumen yang mulai beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil menuju kendaraan listrik.
Tekno Wibowo, Commercial Director Polytron, menyatakan bahwa angka 40.000 unit tersebut mencerminkan optimisme perusahaan terhadap pertumbuhan pasar yang terus berkembang. Ia menjelaskan bahwa peningkatan permintaan ini didorong oleh kesadaran masyarakat akan efisiensi biaya operasional serta isu lingkungan yang semakin mendesak.
“Tahun ini target kami sekitar 40.000 unit. Peningkatan ini cukup signifikan,” ungkap Tekno Wibowo di Jakarta pada 16 April 2026.
Polytron bukanlah pendatang baru di sektor ini. Sejak mulai memasarkan motor listrik pada tahun 2021, total populasi kendaraan listrik yang mereka luncurkan telah mendekati 50.000 unit hingga awal tahun 2026. Prestasi ini memperkuat posisi Polytron sebagai salah satu merek dominan di pasar motor listrik Indonesia.
Lebih lanjut, berdasarkan data dari Surat Registrasi Uji Tipe (SRUT) Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), Polytron berhasil menguasai pangsa pasar yang signifikan tahun lalu. Dari total penjualan motor listrik nasional yang mencapai sekitar 55.000 unit pada tahun 2025, Polytron berkontribusi sekitar 33.000 unit, yang setara dengan 60 persen pangsa pasar.
Meskipun pasar motor listrik nasional mengalami beberapa fluktuasi dalam beberapa tahun terakhir, Polytron tetap optimis. Perusahaan ini meyakini bahwa tren jangka panjang kendaraan listrik akan terus menunjukkan pertumbuhan, terutama dengan adanya dukungan dari kebijakan pemerintah dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap energi bersih.
➡️ Baca Juga: Laptop dengan Kualitas Suara Speaker Jernih untuk Meeting Online Profesional yang Stabil
➡️ Baca Juga: Strategi UMKM untuk Mempertahankan Kepercayaan Pelanggan dalam Persaingan Digital




