depo 10k depo 10k
bola

Jay Idzes Berperan Penting, Sassuolo Kalahkan Tim Djarum Como 1907 di Mapei Stadium

Sassuolo berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 atas Como 1907 dalam pertandingan lanjutan giornata ke-33 Serie A 2025/26 di Mapei Stadium, pada Sabtu dini hari WIB, 18 April 2026. Pertandingan ini menarik perhatian karena penampilan gemilang bek sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, yang menghadap klub yang dimiliki pengusaha Indonesia, Djarum Group, yaitu Como 1907.

Dalam pertandingan tersebut, Jay Idzes tampil sebagai starter dan menyelesaikan laga selama 90 menit penuh. Pemain yang akrab disapa “Bang Jay” ini menjadi pilar penting dalam menjaga disiplin pertahanan tim Neroverdi, terutama dalam menghadapi serangan dari tim tamu yang datang dengan ambisi besar.

Como 1907 yang saat ini berada di posisi atas klasemen menunjukkan dominasi penguasaan bola sejak awal pertandingan. Akan tetapi, Sassuolo berhasil memanfaatkan skema serangan balik yang cepat dan efektif. Pada menit ke-42, Cristian Volpato berhasil mencetak gol pembuka untuk tuan rumah dengan sebuah tembakan lob yang indah, mengelabui kiper Como, Jean Butez.

Tak lama setelah gol pertama, Sassuolo menambah keunggulannya menjadi 2-0 hanya dua menit kemudian berkat penyelesaian tenang dari M’Bala Nzola. Meski demikian, Como 1907 berhasil memperkecil kedudukan sebelum turun minum dengan gol sundulan dari Nico Paz, menjadikan skor 2-1.

Di babak kedua, Como 1907 terus berusaha menekan untuk mencari gol penyama kedudukan. Di sinilah peran Jay Idzes menjadi sangat krusial. Bek andalan Timnas Indonesia ini tercatat melakukan lima sapuan, dua blok tembakan yang sangat penting, serta berhasil memenangkan empat dari lima duel perebutan bola yang terjadi.

Atas konsistensi dan kedisiplinan Idzes serta rekan-rekannya di lini belakang, skor 2-1 tetap bertahan hingga akhir laga. Hasil ini membawa Sassuolo naik ke posisi sembilan klasemen dengan total 45 poin. Sementara itu, kekalahan ini membuat Como 1907 tertahan di peringkat kelima dengan 58 poin.

Susunan pemain dalam pertandingan ini menunjukkan formasi yang digunakan oleh kedua tim. Sassuolo mengandalkan formasi 4-3-3 dengan Stefano Turati di bawah mistar, didukung oleh Sebastian Walukiewicz, Jay Idzes, Tarik Muharemovic, dan Woyo Coulibaly di lini belakang. Di lini tengah, ada Ismael Kone, Nemanja Matic, dan Kristian Thorstvedt, serta di depan, Cristian Volpato, M’Bala Nzola, dan Armand Lauriente.

Sementara itu, Como 1907 menerapkan formasi 4-2-3-1 dengan Jean Butez sebagai kiper, didukung oleh Alberto Moreno, Marx Kempf, Jacobo Ramon, dan Ivan Smolcic di pertahanan. Di lini tengah, mereka menurunkan Lucas Da Cunha dan Maxence Caqueret, dengan Martin Baturina, Nico Paz, dan Assene Diao di posisi gelandang serang, serta Alvaro Morata sebagai ujung tombak.

Dengan penampilan yang sangat solid dari Jay Idzes, tidak diragukan lagi bahwa ia memainkan peranan penting dalam menjaga keunggulan Sassuolo dalam pertandingan ini. Kedisiplinan dan keterampilan bertahannya menunjukkan mengapa ia menjadi andalan dalam skuat Garuda. Kemenangan ini menjadi langkah penting bagi Sassuolo untuk bersaing lebih baik di klasemen Serie A.

Keberhasilan Sassuolo dalam mengalahkan Como 1907 tidak hanya memberikan tiga poin berharga, tetapi juga menunjukkan potensi tim yang dipimpin oleh Jay Idzes. Penampilan impresifnya di lapangan menjadi indikator bahwa ia adalah salah satu bek terbaik yang dimiliki oleh Indonesia saat ini, membuka peluang untuk lebih banyak pengakuan di level internasional.

Laga ini juga mencerminkan pertempuran antara dua tim dengan latar belakang yang unik, di mana Como 1907 merupakan klub yang dimiliki oleh pengusaha Indonesia. Hal ini menambah warna dalam kompetisi Serie A, di mana pemain-pemain Indonesia seperti Jay Idzes berkontribusi terhadap reputasi sepak bola Indonesia di Eropa.

Dengan keberhasilan ini, Sassuolo diharapkan dapat terus menunjukkan performa yang baik dalam pertandingan-pertandingan mendatang. Jay Idzes, dengan kepemimpinannya, akan menjadi kunci bagi tim untuk meraih hasil positif dan memperbaiki posisi mereka di klasemen. Sementara itu, Como 1907 harus segera bangkit dari kekalahan ini untuk menjaga peluang mereka dalam meraih posisi yang lebih baik di akhir musim.

➡️ Baca Juga: Pakar Hukum UGM Soroti Isu Amnesti dan Abolisi Koruptor

➡️ Baca Juga: Konsistensi Pola Hidup Positif Melalui Gaya Hidup Sehat yang Terukur dan Efektif

Related Articles

Back to top button