Raymond/Joaquin Gagal Melanjutkan Perjuangan di Babak Pertama Swiss Open 2026

Kejutan yang diperlihatkan oleh pasangan ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, harus berakhir lebih cepat di ajang Swiss Open 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, pada Rabu pagi, 11 Maret 2026, mereka harus menerima kenyataan pahit setelah kalah di babak pertama dari pasangan asal Chinese Taipei.
Raymond dan Joaquin harus mengakui keunggulan pasangan Chen Cheng Kuan dan Lin Bing-Wei dengan skor yang sama, 17-21 di kedua gim. Hasil ini cukup mengejutkan mengingat pasangan ini baru saja mencetak prestasi luar biasa dengan mencapai babak semifinal All England 2026 pekan lalu.
Fokus dan ritme permainan menjadi faktor kunci dalam penampilan mereka.
Setelah pertandingan, Nikolaus Joaquin mengungkapkan bahwa masalah utama yang mereka hadapi adalah ketidakstabilan fokus, terutama saat pertandingan memasuki poin-poin penting.
“Pada awalnya kami bermain dengan baik, namun fokus kami mulai hilang di pertengahan hingga akhir pertandingan, dan itu perlu menjadi bahan evaluasi bagi kami,” ungkap Joaquin dalam pernyataan resmi dari PBSI.
Raymond Indra juga menambahkan pandangannya, mengakui bahwa mereka sering kehilangan ritme permainan di tengah pertandingan, yang dimanfaatkan dengan baik oleh lawan untuk meraih angka.
Meskipun baru saja menjalani jadwal padat di Inggris, Joaquin menegaskan bahwa kekalahan ini bukan disebabkan oleh faktor kelelahan atau cedera, melainkan karena kesalahan dalam skema permainan.
“Kondisi fisik kami saat ini sangat baik, dan kami tidak mengalami cedera. Kekalahan ini sepenuhnya disebabkan oleh kesalahan dalam strategi permainan. Kami mengakui bahwa kami kalah,” tambahnya dengan semangat sportivitas.
Raymond dan Joaquin tidak ingin terjebak dalam kekecewaan berkepanjangan. Mereka langsung berfokus untuk menjaga kondisi fisik menjelang turnamen Orleans Masters 2026 yang akan dimulai pada Selasa mendatang.
“Semoga kami bisa tampil lebih baik di Orleans Masters minggu depan,” tutup Joaquin dengan optimisme.
➡️ Baca Juga: Pasar Modal Global: Berita Terkini dan Analisis
➡️ Baca Juga: Pakar Hukum UGM Soroti Isu Amnesti dan Abolisi Koruptor
