Kapal Kargo Thailand Terbakar Usai Diserang dari Udara di Selat Hormuz

Sebuah insiden dramatis terjadi di Selat Hormuz ketika kapal kargo yang berbendera Thailand mengalami serangan udara yang menyebabkan kebakaran hebat. Menurut laporan resmi dari Angkatan Laut Thailand, Laksamana Muda Parach Rattanachaiphan, sekitar 20 kru kapal berhasil diselamatkan oleh tim penyelamat militer Oman.
Kapal kargo Thailand yang dikenal dengan nama Mayuree Naree, dengan kapasitas 30.000 ton, diserang pada pagi hari Rabu setelah meninggalkan pelabuhan Khalifa yang berada di Uni Emirat Arab. Serangan tersebut terjadi saat kapal melintasi Selat Hormuz, yang dikenal sebagai jalur perairan strategis, dan menyebabkan api besar berkobar di bagian buritan kapal.
Setelah menerima laporan mengenai serangan tersebut melalui saluran komunikasi internasional, pusat operasi Angkatan Laut Thailand segera menghubungi Angkatan Laut Oman dan Kedutaan Besar Thailand di Oman untuk mengoordinasikan operasi pencarian dan penyelamatan.
Hingga saat ini, Angkatan Laut Oman telah berhasil mengevakuasi 20 dari total 23 pelaut yang berada di kapal tersebut. Proses penyelamatan untuk tiga orang lainnya masih terus berlanjut, dan upaya ini melibatkan berbagai langkah untuk memastikan keselamatan semua kru yang terlibat.
Dua puluh anggota awak yang berhasil diselamatkan sudah dibawa ke daratan Oman untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan memastikan kondisi fisik mereka. Sementara itu, penyelidikan mengenai asal-usul dan motivasi di balik serangan ini masih berlangsung, dan pihak berwenang berusaha mengumpulkan informasi lebih lanjut untuk memahami situasi tersebut.
➡️ Baca Juga: Maarten Paes dan Emil Audero Tampilkan Performanya di Eropa, John Herdman Hadapi Tantangan Besar
➡️ Baca Juga: Dampak Perang Iran dan Israel-AS Terhadap Lonjakan Harga BBM yang Signifikan




