Hamas Sampaikan Ucapan Selamat kepada Pemimpin Baru Iran, Harap Dukungan Palestina Berlanjut

Hamas mengecam serangan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, menganggap tindakan tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional. Dalam pernyataan resminya, mereka menyerukan negara-negara di kawasan untuk bersatu dan menghentikan pertempuran yang sedang berlangsung.
Dalam rilis yang dikeluarkan pada hari Sabtu, Hamas menyatakan penolakannya terhadap agresi yang dilakukan oleh koalisi Amerika dan Israel, yang mereka anggap sebagai pelanggaran berat terhadap hukum internasional. Mereka menekankan pentingnya menghentikan konflik ini secepat mungkin demi kepentingan dunia Islam dan stabilitas regional.
Kelompok tersebut juga menekankan perlunya upaya diplomatik untuk menyelesaikan krisis yang ada. Mereka meminta agar pemerintah-pemerintah negara di kawasan bersinergi dalam mencegah eskalasi konflik yang lebih parah.
Di sisi lain, Hamas meminta Iran untuk tetap tenang dan tidak memperluas konflik ke negara-negara tetangganya. Mereka menekankan pentingnya menjaga stabilitas di kawasan dengan tidak menyerang negara lain.
“Dengan rendah hati kami meminta saudara-saudara kami di Iran untuk tidak menargetkan negara-negara tetangga dan kami mengajak semua negara di kawasan untuk berkolaborasi dalam menghentikan agresi ini,” demikian seruan dari Hamas.
Pernyataan ini hadir di tengah ketegangan yang terus meningkat akibat perang yang dipicu oleh serangan Israel dan Amerika Serikat, yang telah membuat situasi di Timur Tengah semakin tidak stabil dan berpotensi menyebabkan konflik yang lebih meluas.
Hamas juga menyampaikan ucapan selamat kepada pemimpin baru Iran.
Dalam pesan terpisah, Hamas mengekspresikan ucapan selamat kepada Ayatollah Sayyid Mojtaba Husseini Khamenei yang baru saja ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi Iran. Penunjukan ini terjadi setelah tewasnya Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat.
“Kami ingin menyampaikan ucapan selamat yang tulus dan hangat atas terpilihnya Anda sebagai Pemimpin Tertinggi Republik Islam, menggantikan pemimpin sebelumnya, Sayyid Ali Khamenei yang semoga Allah merahmatinya, yang menjadi syahid dalam agresi keji Zionis-Amerika,” ungkap Ketua Dewan Kepemimpinan Hamas, Mohammad Darwish.
Ia menambahkan bahwa Hamas memiliki keyakinan kuat bahwa pemimpin baru ini akan mampu memimpin Iran menghadapi tantangan besar yang ada di kawasan saat ini.
“Kami yakin akan kebijaksanaan dan kapasitas Anda dalam menavigasi kapal Revolusi dan Republik Islam di tengah situasi yang sensitif ini, serta menjaga kelangsungan Revolusi Islam dan meraih kemenangan atas musuh-musuh Islam dan umat Muslim,” demikian pernyataan tersebut.
➡️ Baca Juga: Kakorlantas Targetkan Operasi Ketupat 2026 Minim Kriminalitas dan Lancar Lalu Lintas
➡️ Baca Juga: Tips Berkendara Lengkap untuk Keselamatan di Jalan




