Bahlil Minta Maaf kepada Kader Golkar atas Respons Lambat karena Geopolitik dan Kurang Tidur

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, telah mengungkapkan permintaan maafnya kepada seluruh kader partainya terkait respons yang terlambat dalam menjawab komunikasi, baik melalui telepon maupun aplikasi pesan instan.
Bahlil mengakui bahwa banyak sekali pesan dari para kader yang tidak terjawab selama dua atau tiga bulan terakhir ini.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bahlil dalam acara Halal Bihalal yang diadakan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, pada Rabu, 8 April 2026.
“Dari pribadi dan keluarga saya, saya mohon maaf lahir dan batin, terutama di bulan Syawal ini. Tentu saja ada banyak kesalahan, terutama bagi mereka yang menelepon tetapi jarang terjawab atau yang mengirim pesan namun tidak dibalas,” ungkap Bahlil.
Bahlil kemudian menjelaskan bahwa kesibukannya sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam menghadapi tantangan geopolitik global menjadi penyebab utama sulitnya dia untuk dihubungi dalam beberapa waktu terakhir.
Bahkan, kesibukan tersebut telah mengganggu waktu istirahatnya secara signifikan.
“Saya benar-benar minta maaf, dan saya akui bahwa dalam dua atau tiga bulan terakhir, terutama di tengah situasi geopolitik yang tidak stabil, tidur saya tidak begitu berkualitas,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Bahlil juga membahas tentang dinamika yang terjadi di media sosial. Ia menilai bahwa perubahan tersebut berpengaruh terhadap kondisi psikologis pejabat publik.
“Sosial media kadang-kadang bisa merusak suasana batin, baik secara positif maupun negatif. Namun, itulah risiko yang harus dihadapi, dan untuk itu saya juga meminta maaf kepada semua pihak,” tutup Bahlil.
➡️ Baca Juga: Pemrograman Terbaik: Tren dan Inovasi Terkini
➡️ Baca Juga: Prabowo: RI-Vietman Punya Tujuan Sama, Jadi Negara Maju Tahun 2045




