Mudik EV Diproyeksikan Mencapai 23 Ribu Kendaraan, PLN Tingkatkan Infrastruktur SPKLU

Jakarta – Prediksi menunjukkan bahwa tren penggunaan kendaraan listrik selama musim mudik Lebaran akan semakin meningkat pada tahun 2026. Diperkirakan, jumlah pemudik yang memilih mobil listrik akan mencapai lebih dari 23 ribu unit. Dalam rangka menghadapi lonjakan ini, PT PLN (Persero) telah mengambil langkah untuk memperkuat infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) serta memastikan ketersediaan pasokan listrik yang handal selama bulan Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, menjelaskan bahwa Posko Nasional RAFI 2026, yang akan berlangsung dari 12 hingga 31 Maret 2026, berfungsi sebagai pusat informasi dan koordinasi. Tujuan utama dari posko ini adalah untuk memastikan ketersediaan energi yang cukup dan mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat.
“Demi kelancaran operasional posko Ramadan dan Idulfitri, prioritas utamanya adalah memastikan keselamatan serta kenyamanan masyarakat. Kita perlu memastikan energi tersedia dalam jumlah yang cukup dan dapat diakses oleh semua pihak tanpa terkecuali. Hal ini menjadi bagian dari pengawasan yang kami lakukan,” ungkap Yuliot dalam keterangannya pada 13 Maret 2026.
Di sisi lain, Ketua Posko Nasional Sektor ESDM RAFI 2026, Erika Retnowati, menegaskan pentingnya kolaborasi antara semua pihak di sektor ESDM. Melalui sinergi yang baik, berbagai tantangan dan masalah dapat diantisipasi lebih awal dan ditangani dengan lebih efektif.
“Dengan semangat kolaborasi dan kerjasama antar instansi, kami berharap Posko Nasional sektor ESDM dapat beroperasi dengan lancar, sehingga masyarakat Indonesia bisa merayakan Hari Raya Idulfitri dengan aman dan penuh kebahagiaan,” tambah Erika.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan komitmennya untuk mendukung arahan Pemerintah dengan memastikan sistem kelistrikan nasional tetap dalam kondisi aman dan terkendali. Selama periode RAFI 2026, diproyeksikan beban puncak akan mencapai 47,20 gigawatt (GW), dengan kapasitas pasok dari pembangkit yang mencukupi sebesar 51,61 GW, yang berarti terdapat cadangan daya sekitar 4,41 GW atau sekitar 9,3 persen.
Untuk menjamin keandalan pasokan listrik, PLN telah menyiapkan sekitar 72 ribu personel di 4.137 posko siaga. Mereka dilengkapi dengan berbagai peralatan pendukung yang diperlukan, antara lain:
– 2.005 unit genset
– 773 unit Uninterruptible Power Supply (UPS)
– 1.349 unit Gardu Bergerak (UGB)
– 429 unit truk crane
– 4.901 unit mobil operasional
Dengan persiapan yang matang dan dukungan infrastruktur yang memadai, diharapkan penggunaan kendaraan listrik selama mudik akan berjalan lancar. Pengguna kendaraan listrik dapat merasa tenang, karena PLN berkomitmen untuk menjaga ketersediaan energi yang stabil selama periode penting ini.
Masyarakat diharapkan dapat menikmati perjalanan mudik dengan lebih nyaman dan aman, berkat upaya nyata dari PLN dan pihak terkait lainnya. Dengan adanya peningkatan infrastruktur SPKLU, pemudik yang menggunakan kendaraan listrik tidak perlu khawatir kehabisan daya selama perjalanan mereka.
Kolaborasi antara berbagai instansi dan sektor juga diharapkan dapat menciptakan pengalaman mudik yang lebih baik bagi masyarakat. Dengan memanfaatkan kendaraan listrik, bukan hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam mendorong penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.
Peningkatan jumlah kendaraan listrik yang digunakan selama mudik mencerminkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Diharapkan, dengan inisiatif ini, semakin banyak orang yang beralih ke kendaraan listrik pada tahun-tahun mendatang. Ini adalah langkah positif menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.
Sebagai bagian dari upaya untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik, PLN juga berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam pengembangan infrastruktur kelistrikan. Ini termasuk memperluas jaringan SPKLU di berbagai titik strategis agar pemudik dapat mengisi daya kendaraan mereka dengan mudah dan cepat.
Di tahun 2026, kami berharap bisa melihat lebih banyak kendaraan listrik di jalanan selama musim mudik. Dengan dukungan dari infrastruktur yang kuat dan pasokan listrik yang andal, perjalanan mudik diharapkan menjadi lebih efisien dan menyenangkan.
Dengan berbagai langkah yang telah diambil, PLN menunjukkan komitmennya untuk mendukung transisi energi yang lebih bersih dan berkelanjutan di Indonesia. Pemudik yang menggunakan kendaraan listrik akan merasakan manfaat langsung dari upaya ini, yang pada akhirnya akan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.
➡️ Baca Juga: Tarif Tol Batang-Semarang Meningkat Menjelang Mudik Lebaran, Berikut Rincian Lengkapnya
➡️ Baca Juga: Amati Konflik AS-Iran, Sujiwo Tejo: Hanya Sekadar Pertunjukan Kembang Api!




