Doa Lailatul Qadar dalam Arab Latin dan Artinya: Amalan Penting 10 Hari Terakhir Ramadhan

Bulan Ramadhan merupakan waktu yang sangat dinanti-nantikan oleh umat Islam di seluruh penjuru dunia. Selain dikenal sebagai bulan yang sarat dengan keberkahan dan pengampunan, Ramadhan juga menyimpan satu malam istimewa yang lebih berharga dari seribu bulan, yaitu Lailatul Qadar.
Malam ini diyakini sebagai waktu yang sangat tepat untuk meningkatkan ibadah, berdoa, dan memohon ampun kepada Allah SWT.
Banyak umat Muslim berlomba-lomba untuk memperbanyak amal ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan demi mendapatkan kemuliaan malam Lailatul Qadar. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah membaca doa khusus yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Doa ini memiliki makna yang mendalam mengenai permohonan ampun kepada Allah yang Maha Pemaaf. Membaca doa ketika menyambut malam Lailatul Qadar merupakan amalan yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Anjuran ini tercantum dalam hadits yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan lima imam hadits lainnya, kecuali Imam Abu Dawud.
Dalam salah satu hadits, Sayyidah Aisyah RA pernah bertanya kepada Rasulullah tentang amalan yang sebaiknya dilakukan ketika seseorang bertemu dengan malam Lailatul Qadar. Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya yang dirangkum dari sumber terpercaya.
Berikut adalah bacaan doa Lailatul Qadar yang dapat diamalkan oleh umat Islam, dilengkapi dengan tulisan Arab, Latin, dan terjemahannya.
1. Doa Lailatul Qadar yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi.
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
1. Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī (jika dibaca secara berjamaah).
Artinya, “Ya Allah, Engkau adalah Maha Pemaaf yang pemurah. Engkau mencintai pengampunan, maka ampunilah aku (atau ampunilah kami).”
Menurut Ustadz Alhafiz Kurniawan, redaksi doa ini bersumber dari hadits Nabi yang telah diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi.
2. Doa Lailatul Qadar yang diriwayatkan oleh lima imam hadits.
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
2. Allāhumma innaka afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī (jika dibaca secara berjamaah).
Artinya, “Ya Allah, Engkau adalah Maha Pemaaf. Engkau juga menyukai pengampunan, maka ampunilah aku (atau ampunilah kami).”
Cara Mengamalkan Doa Lailatul Qadar
Doa Lailatul Qadar dapat dibaca sepanjang bulan Ramadhan. Namun, amalan ini sangat dianjurkan untuk dilakukan secara istiqamah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Banyak ulama, terutama dari Mazhab Syafi’i, meyakini bahwa malam Lailatul Qadar berada di antara malam-malam tersebut.
Dengan melakukan amalan ini, diharapkan setiap umat Muslim dapat meraih keberkahan dan pengampunan dari Allah SWT. Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri, meningkatkan ibadah, dan memperbanyak doa, terutama pada malam-malam yang penuh berkah ini.
Semoga dengan memahami dan mengamalkan doa Lailatul Qadar ini, kita semua dapat meraih kemuliaan dan pengampunan yang dijanjikan oleh Allah SWT.
➡️ Baca Juga: OJK Perhatikan Arus Modal Keluar dari Pasar Modal RI Akibat Konflik Timur Tengah
➡️ Baca Juga: Unicorn Asia Dominates Indonesian Market


