Erick Thohir Mengapresiasi Veda Ega yang Mencetak Sejarah di Moto3 Brasil

Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, memberikan penghargaan kepada Veda Ega Pratama, pembalap muda Indonesia, yang menciptakan sejarah baru dengan meraih podium ketiga di Moto3 Grand Prix Brasil 2026. Prestasi ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya, seorang pembalap Indonesia berhasil memasuki jajaran tiga besar di ajang FIM World Championship Grand Prix.
Erick Thohir menilai pencapaian ini menunjukkan bahwa ketekunan dan dedikasi para atlet Indonesia dapat menghasilkan hasil yang mengesankan di panggung internasional.
“Sejarah baru kembali tercipta di dunia balap. Veda Ega Pratama, pebalap dari Indonesia, berhasil meraih tempat di podium dalam kejuaraan dunia Moto3 Grand Prix Brasil. Ini adalah pencapaian yang sangat berarti, di mana Veda menjadi pembalap Indonesia pertama yang mampu menembus tiga besar di ajang FIM World Championship Grand Prix. Ini adalah bukti bahwa kerja keras dan semangat yang tak kenal menyerah pasti akan membuahkan hasil. Terima kasih atas prestasi luar biasa ini. Teruslah berkendara dan tunjukkan kekuatan Indonesia,” ungkap Erick Thohir.
Keberhasilan di Brasil bukan sekadar tentang meraih posisi tiga, tetapi juga berpengaruh positif terhadap posisi Veda dalam klasemen sementara Moto3 2026. Pembalap dari Honda Team Asia ini kini menduduki posisi ketiga dengan total 27 poin. Ia hanya terpaut satu poin dari Marco Morelli yang berada di posisi kedua, sedangkan puncak klasemen masih dipegang oleh Maximo Quiles dengan 45 poin.
Melihat perjalanan musim ini, performa Veda dapat dikatakan cukup konsisten sejak balapan perdana. Di Moto3 GP Thailand, ia berhasil menyelesaikan balapan di tempat kelima dan mengumpulkan 11 poin. Hasil tersebut menjadi bekal penting sebelum akhirnya ia menciptakan sejarah dengan meraih podium di Brasil, menambah koleksi poinnya menjadi 16.
Balapan di Sirkuit Autodromo Internacional Ayrton Senna, Goiania, Brasil, berlangsung dengan penuh drama bagi pembalap muda asal Indonesia ini. Veda memulai balapan dari posisi keempat dan dengan cepat berhasil melesat ke tiga besar pada beberapa lap awal. Namun, insiden kecil dengan pembalap lain membuatnya terpaksa turun ke posisi ketujuh, bahkan sempat terlempar hingga posisi kesepuluh.
Perubahan situasi balapan terjadi ketika pemimpin lomba pada saat itu, David Almansa, mengalami kecelakaan, yang membuka kembali peluang bagi Veda. Maximo Quiles memimpin balapan dengan cukup jauh, tetapi lomba dihentikan sementara dengan bendera merah pada lap ke-15.
Keberhasilan Veda Ega Pratama di Moto3 Grand Prix Brasil 2026 bukan hanya sebuah pencapaian individu, tetapi juga sebuah simbol harapan bagi dunia balap Indonesia. Dengan prestasi ini, Veda telah menunjukkan bahwa potensi besar pembalap Indonesia mampu bersaing di pentas dunia.
Veda Ega Pratama kini menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia, membuktikan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, segala impian dapat terwujud. Dengan dukungan yang tepat, ia berpotensi untuk terus berkembang dan meraih lebih banyak prestasi di masa depan.
Dari balapan ini, terlihat bahwa Veda memiliki mental yang kuat dan kemampuan untuk bangkit dari situasi sulit. Setelah sempat terpuruk, ia kembali menunjukkan performa terbaiknya, yang menjadi salah satu kunci keberhasilannya dalam balapan ini.
Dengan prestasi yang diraihnya, Veda menunjukkan bahwa ia layak diperhitungkan di kancah internasional. Ia bukan hanya membawa nama baiknya, tetapi juga mengharumkan nama bangsa di arena balap dunia.
Moto3 Grand Prix Brasil tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebuah kesempatan bagi Veda untuk menunjukkan kemampuannya kepada dunia. Kini, perhatian tertuju padanya, dan semua mata menanti langkah selanjutnya dari pembalap muda ini yang telah mencetak sejarah.
Melihat ke depan, Veda Ega Pratama diharapkan dapat terus melakukan perbaikan dan mencapai puncak kariernya. Dengan mental yang kuat dan dukungan dari berbagai pihak, ia berpeluang untuk meraih lebih banyak podium dan mengukir prestasi yang lebih gemilang di ajang Moto3 dan kejuaraan balap lainnya.
➡️ Baca Juga: Rekomendasi Kipas Pendingin Eksternal untuk Turnamen Mobile Legends yang Efektif dan Tahan Lama
➡️ Baca Juga: Mobil Listrik Paling Hemat di Indonesia untuk Kebutuhan Harian dan Mudik Anda




